MENGENAL SUNAN MURIA YANG MAKAMNYA DI LERENG GUNUNG 

MENGENAL SUNAN MURIA YANG MAKAMNYA DI LERENG GUNUNG 

Sunan Muria adalah salah satu Walisongo yang makamnya banyak diziarahi oleh umat Islam. Hal itu dikarenakan beliau merupakan ulama yang mampu menyebarkan dakwah Islam sampai ke pelosok-pelosok yang jauh dari pusat pemerintahan, beberapa daerah yang menjadi wilayah dakwahnya adalah Jepara, Tayu, Pati, Juana dan Kudus. 

Nama lengkapnya adalah Raden Umar Said, ia merupakan anak pertama Sunan Kalijaga. Dalam berdakwah ia mengikuti jejak ayahnya yaitu dengan alat seni gamelan. 

Selain itu juga Sunan Muria mengikuti cara dakwah ayahnya dengan cara bermain wayang, ia kerap menggelar pertunjukan wayang gubahan ayahnya, seperti Dewa Ruci, Dewa Srani, Jamus Kalimasada, Begawan Ciptaning, Semar Ambarang, dan sebagainya

Dalam menancapkan dakwah Islamnya, ia mendirikan pesantren di lereng Gunung Muria. Sehingga pada akhirnya beliau dikenal dengan nama Sunan Muria.

Hal yang menarik dari Sunan Muria adalah Makamnya, makamnya berada di lereng Gunung Muria, yang masuk ke daerah Kecamatan Colo, perkiraan jaraknya 18 KM di Utara Kota Kudus. Letak makam yang berada di lereng gunung sehingga membuat orang untuk menuju ke arah sana membutuhkan tenaga ekstra agar bisa sampai ke atasnya. Menurut penuturan warga, disediakan ojek untuk menuju kesana. Jumlah ojek nya lumayan banyak yaitu jika pada siang hari jumalnya sekitar 260 sedangkan jika malam ojek nya berjumlah 180. Jumlah itu menunjukkan bahwa antusiasme umat Islam untuk berziarah ke makamnya lumayan banyak.

Dalam bukunya Umar Hasyim yang berjudul Sunan Muria: Antara Fakta dan Legenda (1980), dikatakan bahwa di pelataran makam Sunan Muria terdapat sekitar 17 batu nisan, yaitu makam para prajurit dan punggawa. 

Disamping itu juga ada sumur peninggalan dari Sunan Muria yang sampai saat ini masih digunakan dan oleh para peziarah menjadi tujuan meminta keberkahan dengan diminum dan ada juga yang dibawa pulang ke rumah. (AK)