AJENG TSAMRA ALIA RAIH JUARA 1 PEMUDA PELOPOR DKI JAKARTA, INOVASI MAGICOM BEKAS MEMIKAT PERHATIAN JURI
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Jakarta Utara. Ajeng Tsamra Alia Putri berhasil meraih Juara 1 Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi DKI Jakarta Bidang Sumber Daya Alam, Lingkungan, dan Pariwisata berkat inovasinya yang bertajuk “Kak Botak Pintar: Inovasi Pemuda Mengubah Sampah Menjadi Sumber Daya Ramah Lingkungan.”
Ajeng merupakan putri dari Ari Sulandari, seorang penggiat lingkungan yang aktif di wilayah RW 11 Kelurahan Rawa Badak Utara. Semangat kepedulian terhadap lingkungan yang ditanamkan keluarga menjadi inspirasi bagi Ajeng untuk menghadirkan berbagai inovasi berbasis daur ulang limbah elektronik rumah tangga.
Melalui program “Kak Botak Pintar”, Ajeng berhasil mengembangkan Si-Magikas, sebuah speaker kreatif yang dibuat dari magicom bekas yang sudah tidak terpakai. Selain itu, ia juga menciptakan kompor listrik berbahan dasar magicom bekas yang dimodifikasi menjadi alat yang fungsional, aman, dan bernilai guna bagi masyarakat.
Menurut Ajeng, inovasi tersebut lahir dari keprihatinannya terhadap meningkatnya volume sampah elektronik yang sering kali berakhir menjadi limbah tanpa pemanfaatan. Melalui pendekatan kreatif dan edukatif, ia ingin menunjukkan bahwa barang bekas dapat diubah menjadi produk yang bermanfaat sekaligus memiliki nilai ekonomi.
“Melalui Kak Botak Pintar, saya ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk melihat sampah bukan sebagai masalah semata, tetapi sebagai sumber daya yang masih dapat dimanfaatkan melalui kreativitas dan inovasi,” ujar Ajeng.
Atas prestasi yang diraihnya, Ajeng menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT, keluarga, para pembina, masyarakat RW 11 Rawa Badak Utara, serta seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan dan pengembangan inovasinya.
“Saya bersyukur atas penghargaan ini. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Saya juga berharap semakin banyak pemuda yang peduli terhadap lingkungan dan berani menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di sekitarnya,” ungkapnya.

Ajeng juga memohon doa agar dapat terus mengembangkan inovasi yang dimilikinya sehingga mampu memberikan dampak yang lebih besar bagi pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
“Mohon doa dari seluruh masyarakat agar saya dapat terus istiqamah dalam berkarya, mengembangkan inovasi yang bermanfaat, serta membawa nama baik Jakarta Utara dan DKI Jakarta di tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.
Sementara itu, Hendri Anwar menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Ajeng. Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa pemuda Jakarta Utara memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dalam bidang lingkungan hidup.
“Prestasi Ajeng merupakan kebanggaan bagi Jakarta Utara, khususnya masyarakat Rawa Badak Utara. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam menjaga lingkungan,” ujar Hendri Anwar didampingi Pendamping BPS RW 11 Rawa Badak Utara, Zaelani dan Radi Zack.

Keberhasilan Ajeng Tsamra Alia Putri menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan yang dipadukan dengan kreativitas dapat melahirkan solusi nyata bagi masyarakat. Dari barang bekas yang dianggap tidak bernilai, lahir inovasi yang mampu memberikan manfaat sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya demi lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (AK)

Agus