LANLAN MUHRIA WAKIL DEKAN FKIP UNIVERSITAS SINDANG KASIH MAJALENGKA BERBAGI PENGALAMAN DALAM PELATIHAN CALON MANAJER KOPERASI DESA/KELURAHAN MERAH PUTIH
Penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci keberhasilan pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Untuk mendukung upaya tersebut, berbagai akademisi dari perguruan tinggi dilibatkan sebagai pengajar dalam Pelatihan Calon Manajer KDKMP yang berlangsung di Pusat Pendidikan Hukum (PUSDIKKUM) Direktorat Hukum Angkatan Darat (DITKUMAD), Bandung, pada 17–31 Juli 2026.
Salah satu pengajar yang mendapat kepercayaan dalam program tersebut adalah Lanlan Muhria, Wakil Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sindang Kasih Majalengka. Keterlibatannya merupakan wujud kontribusi perguruan tinggi dalam mempersiapkan calon manajer koperasi yang memiliki kompetensi kepemimpinan, kemampuan manajerial, serta komitmen dalam memberdayakan ekonomi masyarakat.
Dalam sesi pelatihan, Lanlan Muhria menekankan bahwa seorang manajer koperasi dituntut tidak hanya menguasai aspek teknis pengelolaan organisasi, tetapi juga memiliki kemampuan membangun kolaborasi, menyelesaikan persoalan secara bijaksana, dan mengembangkan potensi ekonomi lokal melalui koperasi.
Menurutnya, koperasi akan berkembang apabila dikelola oleh sumber daya manusia yang profesional, memiliki integritas, dan mampu beradaptasi dengan perubahan.
"Seorang manajer koperasi harus mampu menjadi pemimpin yang memberi teladan, membangun kepercayaan anggota, serta mendorong terciptanya inovasi dalam setiap program kerja. Dengan kepemimpinan yang kuat, koperasi akan tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat," ujar Lanlan Muhria.
Ia berharap seluruh peserta pelatihan mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan di daerah masing-masing.
"Saya berharap para calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi pemimpin yang amanah, profesional, dan berorientasi pada pelayanan. Jadikan koperasi sebagai wadah untuk memperkuat ekonomi masyarakat, menciptakan peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan anggota melalui tata kelola yang transparan, inovatif, dan berkelanjutan," tuturnya.

Agus