BUPATI DIAN RACHMAT YANUAR RESMI PIMPIN KORPS ALUMNI KNPI KABUPATEN KUNINGAN
Semangat kebersamaan dan regenerasi pemuda mewarnai Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Kuningan masa bakti 2026–2029, sekaligus Pelantikan Korps Alumni KNPI Kabupaten Kuningan Tahun 2026, yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Kuningan, Senin, 11 Mei 2026.
Dalam agenda tersebut, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., resmi dilantik sebagai Ketua Korps Alumni KNPI Kabupaten Kuningan Tahun 2026. Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi para alumni KNPI untuk kembali memperkuat peran dan kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah.
Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, jajaran kepala perangkat daerah, tokoh pemuda, organisasi kepemudaan, serta para mantan Ketua KNPI Kabupaten Kuningan dari masa ke masa.
Ketua Korps Alumni KNPI Jawa Barat, H. Dian Rahardian, S.H., M.H., menyampaikan rasa bangga atas dilantiknya Dian Rachmat Yanuar sebagai Ketua Korps Alumni KNPI Kabupaten Kuningan. Ia menyebut momen tersebut sebagai sejarah yang kembali terulang, karena sekitar dua dekade lalu dirinya pernah melantik Dian Rachmat Yanuar sebagai Ketua KNPI Kabupaten Kuningan.
Menurutnya, perjalanan kepemimpinan Dian Rachmat Yanuar menjadi bukti bahwa proses kaderisasi di tubuh KNPI mampu melahirkan pemimpin yang berkiprah luas bagi masyarakat.
“Ini menjadi sejarah yang berulang. Saya melihat Kang Dian memiliki perjalanan kepemimpinan yang luar biasa hingga dipercaya masyarakat memimpin Kabupaten Kuningan,” ujarnya.
Sebagai Ketua Korps Alumni KNPI Kabupaten Kuningan, Dian Rachmat Yanuar diharapkan mampu menjadi penghubung antara generasi senior dan generasi muda. Korps Alumni KNPI juga diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga ruang kontribusi gagasan, pengalaman, dan dukungan nyata bagi pembangunan kepemudaan di Kabupaten Kuningan.
Sekretaris Korps Alumni KNPI Kabupaten Kuningan, H. Uus Yusuf, menyampaikan bahwa kehadiran Korps Alumni KNPI harus menjadi kekuatan moral dan intelektual bagi gerakan pemuda di Kabupaten Kuningan. Menurutnya, para alumni memiliki tanggung jawab untuk terus mendampingi, membimbing, serta memberikan ruang bagi generasi muda agar mampu tumbuh sebagai pemimpin masa depan.
“Korps Alumni KNPI bukan hanya tempat berkumpulnya para mantan aktivis pemuda, tetapi juga wadah pengabdian. Kami ingin alumni hadir sebagai penguat, pemberi arah, sekaligus mitra bagi KNPI dalam melahirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar H. Uus Yusuf.
Ia menambahkan, sinergi antara alumni dan pengurus KNPI aktif menjadi kunci penting dalam menjaga kesinambungan gerakan kepemudaan. Pengalaman para alumni, kata Uus, harus dapat dipadukan dengan semangat dan kreativitas generasi muda saat ini.
“Yang senior memberikan pengalaman dan arahan, sementara yang muda membawa energi, gagasan, dan keberanian untuk bergerak. Kalau ini berjalan bersama, maka KNPI akan menjadi kekuatan besar bagi kemajuan Kuningan,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Bupati Dian mengajak seluruh pemuda dan alumni KNPI untuk terus menjaga semangat kebersamaan. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan maksimal tanpa keterlibatan generasi muda.
“Pemuda harus hadir menjadi solusi. Kuningan tidak akan maju tanpa keterlibatan anak mudanya,” kata Bupati.
Dian juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari pengangguran, penyalahgunaan narkoba, degradasi moral, hingga penyebaran hoaks di ruang digital. Karena itu, ia mendorong KNPI dan Korps Alumni KNPI untuk menjadi bagian dari solusi melalui program-program yang produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mendukung kegiatan kepemudaan, termasuk pemanfaatan Gedung Pemuda di Jalan Ir. Soekarno sebagai sekretariat permanen KNPI Kabupaten Kuningan.
“Jangan sampai gedung hanya megah secara fisik, tetapi sepi kegiatan. KNPI harus hidup dan mampu melahirkan gerakan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Dian mengajak seluruh elemen pemuda dan alumni KNPI untuk terus menjaga nilai silih asah, silih asih, dan silih asuh. Nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi gerakan bersama dalam mewujudkan Kuningan yang semakin maju, harmonis, dan melesat.
Pelantikan Korps Alumni KNPI Kabupaten Kuningan ini menjadi penanda bahwa semangat pengabdian para kader KNPI tidak berhenti setelah masa kepengurusan berakhir. Para alumni tetap memiliki ruang penting untuk membimbing, mendukung, dan memperkuat gerakan pemuda di Kabupaten Kuningan.

Agus