YUNIAR MUSTOFA, PAK WAWA YANG SIAP MENGABDI UNTUK RW 018 WISMA JAYA
Kepemimpinan di tengah masyarakat bukan semata-mata tentang menduduki sebuah jabatan. Bagi Yuniar Mustofa, yang akrab disapa Pak Wawa, kepemimpinan adalah tentang kesediaan untuk mendengar aspirasi, hadir ketika warga membutuhkan, dan bekerja bersama demi kepentingan masyarakat.
Prinsip tersebut menjadi landasan Pak Wawa dalam menyatakan kesiapannya untuk mengabdikan diri bagi warga RW 018 Perumahan Wisma Jaya, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Dengan mengusung slogan “Bersama warga, untuk warga, dan demi kemajuan RW 18,” Yuniar Mustofa membawa visi untuk mewujudkan lingkungan RW 018 yang rukun, aman, nyaman, guyub, dan semakin maju melalui semangat kebersamaan.
Mendengar Aspirasi dan Hadir untuk Warga
Dalam pandangannya, seorang pemimpin di lingkungan masyarakat harus mampu menjadi bagian dari warga, bukan sekadar berada di depan warga.
Karena itu, salah satu komitmen yang dibawanya adalah menjadi pendengar yang baik, membuka ruang komunikasi dan menampung aspirasi warga secara terbuka.
“Bagi saya, kepemimpinan bukanlah tentang mencari jabatan, melainkan kesediaan untuk mendengar aspirasi, hadir saat dibutuhkan, dan bekerja bersama-sama demi kepentingan masyarakat,” menjadi filosofi yang dipegang Pak Wawa.
Untuk mewujudkan visi tersebut, ia menempatkan kebersamaan dan silaturahmi antarwarga sebagai salah satu prioritas. Menurutnya, lingkungan yang maju akan lebih mudah diwujudkan apabila warga memiliki rasa saling memiliki dan mau bergerak bersama.
Selain itu, pelayanan kepada warga juga menjadi perhatian. Pak Wawa ingin membangun semangat pelayanan yang tulus serta hadir secara nyata ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
Aktif dalam Kegiatan Sosial Kemasyarakatan
Kesiapan Yuniar Mustofa untuk mengabdi bukan tanpa pengalaman. Selama ini, Pak Wawa telah terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan di lingkungan RW 018 dan Masjid Baiturrahman.
Sejumlah kiprah sosial yang pernah dijalankannya antara lain sebagai Ketua Panitia Kurban Masjid Baiturrahman dan Panitia I'ktikaf Ramadan Masjid Baiturrahman.
Di tengah situasi pandemi, Pak Wawa juga pernah dipercaya sebagai Ketua Satgas COVID-19, sebuah peran yang menuntut kepedulian, koordinasi, dan tanggung jawab terhadap masyarakat.
Tidak hanya dalam kegiatan sosial-keagamaan, perhatian terhadap kebersamaan warga juga diwujudkan melalui bidang olahraga. Yuniar Mustofa menjadi inisiator olahraga tenis meja RW 018 serta inisiator Komunitas Karambol RW 018.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya menciptakan ruang interaksi positif bagi warga sekaligus mempererat hubungan sosial di lingkungan RW.
Pak Wawa juga berperan sebagai fasilitator anggota DPRD, Ibu Evi, untuk RW 018, dalam upaya menjembatani komunikasi dan kepentingan warga dengan wakil rakyat.
Gotong Royong Menjadi Kekuatan Utama
Bagi Yuniar Mustofa, kemajuan RW tidak dapat dibebankan kepada satu orang. Diperlukan partisipasi seluruh warga melalui semangat gotong royong, komunikasi, dan kepedulian bersama.
Karena itu, salah satu misinya adalah menggerakkan partisipasi aktif masyarakat untuk bekerja sama demi kepentingan bersama.
Dengan pengalaman dalam kegiatan sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta kedekatannya dengan warga, Pak Wawa berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi RW 018.
“Bersama warga, untuk warga, dan demi kemajuan RW 18.”
Slogan tersebut menjadi penegasan bahwa semangat yang dibawa Yuniar Mustofa bukan hanya tentang kepemimpinan, tetapi tentang pengabdian, kebersamaan, dan kemajuan lingkungan yang dibangun bersama-sama oleh seluruh warga RW 018 Perumahan Wisma Jaya.

Agus