NANA SUYANA, TOKOH KUNINGAN DAN NASIONAL, BERTEMU YUSRIL IHZA MAHENDRA MENKO HUKUM DAN IMIGRASI, TEKANKAN PENTINGNYA INTEGRITAS PENEGAKAN HUKUM

NANA SUYANA, TOKOH KUNINGAN DAN NASIONAL, BERTEMU YUSRIL IHZA MAHENDRA MENKO HUKUM DAN IMIGRASI, TEKANKAN PENTINGNYA INTEGRITAS PENEGAKAN HUKUM

Jakarta, 16 Juli 2026, Dosen Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) Nana Suyana berkesempatan bertemu langsung dengan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Hukum dan Imipas) di Jakarta. 

Dalam pertemuan tersebut, Nana Suyana menyampaikan sejumlah aspirasi dari kalangan akademisi, khususnya terkait penguatan sistem hukum nasional.

“Integritas harus menjadi fondasi utama dalam penegakan hukum di Indonesia. Tanpa integritas, regulasi sebagus apapun tidak akan memberi rasa keadilan bagi masyarakat,” tegas Nana Suyana.

Menurutnya, tantangan terbesar saat ini bukan hanya pada ketersediaan regulasi, tetapi pada konsistensi implementasi dan keberanian aparat hukum untuk bertindak objektif, bebas dari kepentingan. 

Dalam diskusi, Nana juga menyoroti peran perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia hukum yang berkarakter. Ia mendorong adanya sinergi antara pemerintah, kampus, dan praktisi hukum untuk membangun kurikulum yang adaptif terhadap dinamika hukum dan imigrasi saat ini.

“Menko Hukum dan Imipas menyambut baik masukan dari akademisi. Beliau menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap dialog dengan kampus untuk memperkuat kebijakan hukum yang berpihak pada rakyat,” jelas Nana.

Pertemuan ini diharapkan menjadi jembatan antara dunia akademik dan pembuat kebijakan. Ke depan, Nana siap berkomitmen untuk terus berkontribusi melalui riset, pengabdian masyarakat, dan pendidikan hukum yang berorientasi pada nilai integritas dan keadilan.